Klinik Mata Jakarta Aini

Neuro Oftalmologi

Penjelasan

Subspesialisasi mata divisi neuro oftalmologi adalah bidang kedokteran mata yang fokus pada diagnosis, penanganan medis, dan bedah pada masalah penglihatan yang terkait dengan sistem saraf. Dokter mata yang memiliki keahlian dalam bidang ini disebut sebagai dokter mata subspesialis neuro oftalmologi.

Kapan Harus Mengunjungi Dokter Mata Subspesialis Neuro-Oftalmologi?

Anda sebaiknya mengunjungi dokter mata subspesialis neuro-oftalmologi jika Anda mengalami gejala seperti:

  • Kehilangan penglihatan sebagian atau seluruhnya
  • Nyeri pada mata
  • Penglihatan ganda
  • Mata terlihat menonjol
  • Kelopak mata turun
  • Gerakan mata yang tidak normal
  • Perubahan pada ukuran atau bentuk pupil
  • Sakit kepala yang tidak biasa

Pentingnya Penanganan Neuro Oftalmologi

Penanganan neuro oftalmologi penting untuk mencegah atau mengatasi masalah penglihatan yang lebih serius, serta untuk mengidentifikasi dan menangani penyakit neurologis yang mendasari masalah penglihatan tersebut.

Tindakan yang Dilakukan

Dokter mata subspesialis neuro oftalmologi memiliki kemampuan untuk melakukan berbagai tindakan medis dan bedah, antara lain:

  1. Pemeriksaan dan Diagnosis : Melakukan pemeriksaan mata yang komprehensif, termasuk pemeriksaan ketajaman penglihatan, pemeriksaan lapang pandang, pemeriksaan gerakan mata, pemeriksaan pupil, dan pemeriksaan saraf optik.
  2. Pemeriksaan Penunjang : Melakukan atau menginterpretasikan hasil pemeriksaan penunjang, seperti MRI otak, CT scan.
  3. Penanganan Medis : Memberikan penanganan medis untuk berbagai kondisi neuro-oftalmologi, seperti pemberian obat-obatan, terapi rehabilitasi, atau rujukan ke dokter spesialis lain jika diperlukan.

Kondisi Yang di Tangani

Beberapa kondisi mata yang ditangani oleh dokter mata subspesialis neuro oftalmologi, antara lain:

  • Neuritis Optik : Peradangan pada saraf optik yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, nyeri mata, atau gangguan penglihatan warna.
  • Papilledema : Pembengkakan saraf optik yang disebabkan oleh peningkatan tekanan di dalam kepala.
  • Neuropati Optik Iskemik Anterior (AION) : Kondisi di mana aliran darah ke saraf optik terganggu, menyebabkan kehilangan penglihatan mendadak.
  • Ptosis : Kelopak mata yang turun.
  • Oftalmoplegia : Kelemahan atau kelumpuhan otot-otot yang mengendalikan gerakan mata.
  • Nistagmus : Gerakan mata yang tidak terkendali.
  • Penglihatan Ganda (Diplopia) : Melihat dua bayangan dari satu objek.
  • Kehilangan Lapang Pandang : Kehilangan sebagian atau seluruh lapang pandang.
  • Gangguan Penglihatan yang Disebabkan oleh Penyakit Neurologis : Seperti multiple sclerosis, tumor otak, atau stroke.

Tim Dokter Spesialis

dr dialika muzakkir

Dr Dialika Muzakkir SpM

Subspesialis Neuro Oftalmologi

Dr M Sidik SpM

Dr M Sidik, SpM

Subspesialis Neuro Oftalmologi

Layanan Lainnya